Cegah Kanker Serviks dengan Pap Smear & Vaksin HPV

Posted on : February 8, 2021

Cegah Kanker Serviks Dengan Pap Smear & Vaksin Hpv

Cegah Kanker Serviks dengan Pap Smear & Vaksin HPV — Kanker serviks adalah salah satu jenis kanker ganas yang banyak menyerang kaum wanita. Salah satu cara mendeteksi adanya kanker serviks adalah dengan cara melakukan pemeriksaan pap smear (pemeriksaan keadaan sel-sel pada leher rahim atau serviks (serviks). Pap smear sangat dianjurkan untuk dilakukan secara berkala bagi wanita yang sudah pernah berhubungan seksual. Pap smear juga berfungsi sebagai pemeriksaan awal kesehatan organ kewanitaan.

Prosedur Pemeriksaan Kanker Serviks

Pemeriksaan Pap smear dilakukan dengan menggunakan alat yang dimasukan melalui mulut vagina membuka mulut vagina sehingga area serviks dan vagina bisa terlihat jelas saat pemeriksaan dan pengambilan sample. Dokter lalu akan mengambil sampel sel-sel pada bagian serviks menggunakan spatula dan sikat kecil. Sampel yang sudah diambil kemudian dikirim ke laboratorium untuk diuji lebih lanjut.

Prosedur pengambilan sampel biasanya dilakukan selama lima menit. Selama melakukan prosedur pap smear anda diharuskan untuk tetap tenang dan rileks, agar lebih nyaman dan aman. Secara medis, pemeriksaan pap semar aman dilakukan dan akan memberikan hasil akurat jika mengikuti semua prosedur yang berlaku. Meskipun demikian, kemungkinan hasil pemeriksaan akan salah juga bisa terjadi walaupun persentasenya rendah.

Misalnya, hasil pemeriksaan menunjukkan sel-sel pada serviks bersifat normal, padahal sebenarnya ada sel-sel ganas di serviks. Hasil yang tidak akurat tersebut dapat terjadi bila sel-sel abnormal tertutup darah atau bila jumlah sel abnormal masih sangat sedikit. Namun, kemungkinan sel-sel abnormal dapat terdeteksi jika Anda menjalani pap smear berikutnya. Oleh karena itu pemeriksaan pap smear akan lebih baik jika dilakukan secara berkala.

Agar mendapat hasil tes pap smear yang akurat, biasanya pasien akan direkomendasikan untuk menghindari beberapa hal, misalnya :

  1. Tidak berhubungan seksual 1 hari sebelum pemeriksaan
  2. Tidak menggunakan cairan pembersih vagina
  3. Tidak menggunakan obat lubrikasi atau cream pada vagina
  4. Tidak menggunakan tampon atau pantiliner
  5. Tidak dalam kondisi menstruasi atau hamil

Siapa yang Membutuhkan Pap Smear?

Pada umumnya wanita yang sudah berusia 21 tahun ke atas wajib untuk melakukan pap smear, dan atau wanita yang sudah melakukan hubungan seks sebelum usia tersebut sangat disarankan untuk menjalani pemeriksaan dini.

Pemeriksaan pap smear dianjurkan untuk dilakukan setiap tiga tahun untuk wanita berusia 21 – 65 tahun. Untuk wanita berusia 30 – 65 tahun yang menjalani pap smear sekaligus dengan pemeriksaan HPV dapat melakukannya setiap lima tahun sekali.

Dengan rutin melakukan pemeriksaan pap smear, pasien akan mendeteksi adanya kanker serviks lebih awal sehingga lebih mudah untuk diobati dalam tahap awal. Apabila saat pemeriksaan didapatkan sel-sel yang bersifat kanker, dokter bisa menangani lebih awal sehingga tingkat kesembuhan semakin tinggi.

Vaksin HPV untuk pencegahan Kanker Serviks

Vaksin HPV adalah jenis vaksin yang berfungsi untuk menghindari infeksi HPV (Human Papilloma Virus). Virus ini bisa memicu berbagai penyakit, mulai dari kutil kelamin, kanker serviks, kanker mulut dan tenggorokan, serta kanker di area genital.

Studi uji klinis membuktikan bahwa vaksin HPV merupakan tindakan yang efektif untuk mencegah kanker serviks jika dilakukan pada wanita berusia kurang dari 26 tahun dan belum pernah berhubungan seksual. Selebihnya, tindakan paling efektif untuk melindungi diri dari kanker serviks adalah dengan melakukan skrining secara berkala.

Kapan vaksin HPV perlu diberikan?

Idealnya, vaksin HPV diberikan pada perempuan belia berusia 11-12 tahun. Untuk mencapai tingkat proteksi yang optimal, imunisasi HPV disuntikkan dua kali dengan jarak enam bulan.

Pada umumnya jadwal pemberian vaksin HPV adalah mengikuti alur berikut :

  • Vaksin pertama : saat ini
  • Vaksin kedua : 2 bulan setelah vaksin pertama
  • Vaksin ketiga : 6 bulan setelah vaksin pertama

Jika jadwal pemberian vaksin terlewat, Anda tidak perlu mengulangnya dari awal. Cukup dengan melengkapi dosis vaksin untuk kanker serviks yang terlewat sebelumnya.

Poli Kandungan dan Kebidanan BIMC Hospital Nusa Dua

Layanan pemeriksaan pap smear dan pemberian vaksin HPV tersedia di BIMC Hospital Nusa Dua dengan konsultasi terlebih dahulu Bersama dr. AA Bagus Indra Permadi, Sp OG, yang praktek setiap hari senin s/d jumat pukul 10.00 s/d 12.00 WITA.

Untuk membuat jadwal konsultasi dengan dr. AA Bagus Indra Permadi, Sp OG hubungi :

BIMC Hospital Nusa Dua

Kawasan ITDC Blok D Nusa Dua Bali

Telp +62 361 3000 911

WhatsApp +62 811 3896 113

Email nusadua@bimcbali.com

Relate Article